Tag Archives: misteri curug cikaso

Misteri Curug Cikaso dibalik Kecantikannya

Misteri Curug Cikaso dibalik Kecantikannya
Misteri Curug Cikaso dibalik Kecantikannya

Curug Cikaso ternyata bukan hanya terkenal karena keindahannya tetapi juga memiliki cerita yang mistis. Lokasinya ada di Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Salah satu coordinator rekreasi Curug Cikaso, Supriyatno (48) mengetakan mengenai kejadian mistis yang terjadi disana. Curug tersebut memiliki ketinggian 20 meter. Mengalir dari anak sungai Cikaso, curug tersebut sebenarnya terbagi kedalam tiga curug. Masing-masing curug juga memiliki nama masing-masing. Curug yang paling kiri bernama Curug Asepan yang berada di tengah bernama Curug Meong, sedangkan yang kanan bernama Curug Aki.

Pengelola mengatakan bahwa masyarakat percata jika masing-masing curug memiliki penunggu. Curug Asepan sendiri dipercaya ditunggu oleh Nyai Blorong, kemudian Curug Meong ditunggu oleh Eyang Santang, dan Curug Aki ditunggu oleh Prabu Siliwangi.

Banyak pengunjung yang melihat penampakan hantu yang biasanya jam 5 sore. Tak jarang juga pengunjung yang mengalami kesurupan di curug itu. Ada juga pengunjung yang dikagetkan dengan kemunculan ular besar secara tiba-tiba di curug itu. Mereka langsung lari ketakutan atau bahkan sampai pingsan.

Penampakan juga sering muncul di foto para pengunjung yang sedang berpose dekat curug. Padahal diawalnya tak ada apa-apa. Saat foto itu dicetak kemudian muncul penampakan. Penampakan tersebut berupa tanduk kambing yang cukup besar. Penjaga curug tersebut memperingatkan untuk tak berenang dibawah curug. Bukan hanya dalam tetapi takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Aliran Sungai Cikaso mengalir menuju Leuwi Rentah Oulekan, kemudian menuju lautan yang disebut Leuwi Bali. Lebar Curug Cikaso ini sekitar 50 meter dengan jembatan diatasnya membentang sekitar 57 meter.Pengunjung yang datang juga bisa melihat pemandangan hijau yang elok sepanjang Sungai Cikaso dengan menyewa perahu sebesar Rp 50 ribu.

Masyarakat sekitar mengenal beberapa istilah yang mengaitkan dengan keberadaan makhluk halur seperti lulun samak atau pusaran air yang menyerupai pusaran angin putting beling. Area curug tersebut juga diyakini sebagai tempat berkembangnya habitat buaya raksasa. Walaupun ramai dikunjungi wisatawan, namun keangkeran Curug Luhur Cikaso dan Sungai Cikaso ini tetap melekat di kalangan para warga sekitar. Setiap taunnya selalu memakan korban manusia. Bahkan, menurut cerita warganya semuanya masih berstatus perawan.

Beberapa wisatawan yang pernah mengambil foto disini sering mendapatkan penampakan jin dan jugamakhluk halus seperti seekor ular yang melayang di angkasa pada hasil foto mereka. Atau ada juga penampakan yang menyerupai seorang gadis cantik sedang menunggang kuda melayang diantara air curug. Tak heran jika sampai sekarang, Sungai dan Curug Luhur Cikaso tetap tersohor angker dan menakutkan untuk warga sekitar. Para pengunjung bukannya pada takut justru banyak yang datang walaupun hanya untuk memancing ikan.

Penunggu atau yang biasa disebut warga setempat sebagai kuncen adalah orang yang tugasnya menjaga curug dan juga desa disekelilingnya agar tak menganggu setempat. Ia adalah orang yang berani dan dipercaya memiliki kemampuan menyelam sampai empat jam. Pria tersbeut bernama Ki Mali seroang yang bisa menaklukan para jin dan juga buaya raksasa di Sungai Cikaso.

Jika ingin menyebrang Sunagi Cikaso, Ki Mali biasanya menggunakan topi khas Sunda dalam posisi miring. Tujuannya adalah agar mudah dikenali oleh bangsa jin penunggu Sungai Cikaso.

Dua aliran curug ini memang nampak secara jelas sedangkan yang satunya lagi memang terhalang oleh tebing. Warna air di kolam penampungannya sangat cantik, yaitu biru kehijauan. Keindahan dan juga kesejukannya membuat semua orang betah berada disini.